Otomotif Sepda Motor
Wajib Cek 3 Bagian Kaki-kaki Sepeda Motor Saat Musim Hujan

By Admin SHD 04 Jan 2020, 09:02:53 WIB Teknologi
Otomotif Sepda Motor

Musim hujan sudah mulai memasuki sebagian wilayah di Indonesia. Hujan bisa turun setiap harinya. Untuk itu, penting untuk melakukan pengecekan berkala pada motor, termasuk bagian kaki-kakinya. Perawatan motor di musim hujan tidak hanya rajin mencuci motor saja. Bagian kaki-kaki juga tidak kalah penting untuk diperhatikan kondisinya. Setidaknya, ada tiga bagian pada kaki-kaki motor yang perlu diperhatikan saat musim hujan. 

1. Ban

Saat hujan turun, tentu akan terjadi genangan air di beberapa jalan yang akan dilalui. Ada baiknya untuk melakukan pengecekan kondisi alur ban, apakah masih layak dipakai atau tidak. Cek juga tekanan udara pada ban.
Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), menjelaskan, alur ban berfungsi untuk membelah atau menerobos genangan air hujan. Sedangkan tekangan udara pada ban, berfungsi agar pengendalian setang lebih ringan ketika menerjang genangan air hujan tersebut. "Perlu diketahui, tekanan angin pada matic di bagian roda depan motor sekitar 28 psi hingga 30 psi dan untuk roda belakang menggunakan tekanan angin sekitar 31 psi hingga 33 psi," ujar Ade, dalam keterangan resminya. Ade menambahkan, sementara tekanan angin motor bebek, dianjurkan tekanan roda depan sekitar 29 psi hingga 30 psi dan dan roda belakang menggunakan tekanan angin 31 psi hingga 33 psi. Lalu, untuk motor jenis sport, tekanan angin ban roda depan adalah 39 psi hingga 41 psi dan roda belakang 39 psi hingga 41 psi. 

2. Rantai Motor

Masih seputar bagian kaki-kaki motor, rantai motor tak kalah penting untuk diperiksa kondisinya. Sebab, air hujan memiliki kandungan zat asam. Apabila terkena rantai motor dapat menimbulkan karat. Untuk menghindari karat disarankan agar bisa menutup rantai motor supaya terlindungi dari air hujan. "Jika rantai motor kendor dapat melakukan penyetelan ulang dan selalu berikan pelumas rantai agar terhindar dari timbulnya karat," kata Ade.

3. Rem Depan dan Belakang

Air hujan dapat mempengaruhi performa pengereman pada motor. Kampas rem yang terbuat dari bahan asbes jika terkena air maka akan menggelembung dan mengeras pada saat sudah kering. "Pastikan untuk selalu membersihkan setelah terkena air hujan dan untuk pemeriksaannya dapat dilihat dari arah depan. Untuk tipe cakram, dengan melihat ketebalan kampas rem motor dan untuk belakang melihat kondisi pada tuas panel belakang apakah masih layak atau tidak," ujar Ade.
 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment